Tampilkan postingan dengan label militer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label militer. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Februari 2012

BUKTI ARKEOLOGIS, KEBERADAAN PENGHUNI LANGIT DI BUMI?


Di kota Tiahuanacu Bolivia, terdapat peninggalan arkeologis, yang dikenal dengan nama “The Gate of The Sun” (Gerbang Matahari).

Gerbang Matahari, yang usianya diperkirakan telah berumur 15.000 tahun, terdapatgambar-gambar aneh, seperti berbentuk motor, pesawat jet dan alat-alat mekanis yang rumit, serta ditemukan Penanggalan Langka Planet Venus (Sumber : Buku “Makhluk-Makhluk yang Turun dari Langit“, karangan Anis Mansour).


Penemuan benda-benda arkeologis, yang berhubungan dengan keberadaan teknologi antariksa, ternyata bukan hanya ditemukan di Bolivia.

Di berbagai tempat di dunia, kita masih bisa menyaksikan, jejak-jejak “astronot kuno” yang sangat mengagumkan (sumber : Mencari Penghuni Langit (Grup Facebook)).



Val Comonica, Italy, 7.000 – 10.000 SM


Tassili, Algeria, 8.000 SM


Sego Canyon, Utah, USA, 7.500 SM


Dogu Statue, Japan, 10.000 SM


Kiev, Ukraine, 4.000 SM


Wondjina gods, Australian Aborigines, 6.000 SM


Peche Merle Cave, France, paintings, 17.000-15.000 SM

Keberadaan Peninggalan Arkeologis ini, setidaknya menjadi bukti bahwa di Bumi di masa ribuan tahun yang silam, pernah mengenal teknologi antariksa.

Darimana munculnya teknologi antariksa ini ?

Ada dua jawaban, pertama berasal dari Kebudayaan Manusia di masa lalu, dan yang kedua bersumber dari Teknologi Para Penghuni Langit 

Wallahu a’lamu bishshawab

Catatan :

Beberapa dalil tentang keberadaan Para Penghuni Langit…

Hadis (1) : Penghuni Langit dibedakan dengan Malaikat

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya, serta para penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang ada di dalam lubangnya dan juga ikan, akan mendo’akan orang yang mengajarkan kebaikan kepada ummat manusia”.
(At-Tirmidzi, Kitab “al-’Ilm”, Bab “Maa Jaa-a fii Fadhlil Fiqhi ‘alal ‘Ibaadah” (V/50, no. 2685). Dishahihkan oleh al-Albani dalam kitab Shahiih Sunanut Tirmidzi (II/343). Lihat pula kitab Misykaatul Mashaahiih dengan tahqiq al-Albani (I/74, no. 213).

Note : Pada Hadis di atas, Rasulullah membedakan antara Malaikat dengan Penghuni Langit.

Hadis (2) : Berita tentang Ya’juj dan Ma’juj

“Kemudian mereka berjalan dan berakhir di gunung Khumar, yaitu salah satu gunung di Baitul Maqdis. Kemudian mereka berkata: “kita telah membantai penduduk bumi, mari kita membantai penduduk langit.” Maka mereka melemparkan panah-panah dan tombak-tombak mereka ke langit. Maka ALLAAH SWT kembalikan panah dan tombak-tombak mereka dalam keadaan berlumuran darah.” (HR. Muslim dalam kitab Al-Fitan wa Asyrathus Sa’ah)

Note : Penduduk Langit pada Hadis di atas tentu bukan Malaikat, karena Malaikat makhluk gaib, bagaimana mereka bisa berlumuran darah?

Hadis (3) : Pendapat Ibnu Abbas r.a.

Abu Dhahi meriwayatkan bahwa Ibnu Abbas ra membaca ayat, “Allah yg menciptakan tujuh langit dan dari bumi juga serupa,” lalu berkata, “ada tujuh bumi dan di setiap bumi terdapat nabi-nabi seperti nabi-nabi kalian. Ada Adam seperti nabi Adam, ada Nuh seperti nabi Nuh, ada Ibrahim seperti nabi Ibrahim, dan ada Isa seperti nabi Isa.”

Note : Imam Suyuthi ketika ditanya tentang hadits yang diriwayatkan oleh Baihaqi dari Abi adh Dhuha dari Ibnu Abbas tentang,”Di setiap bumi terdapat Adam seperti Adam kalian, Nuh seperti Nuh kalian, Ibrahim seperti Ibrahim kalian, Isa seperti Isa kalian dan seorang Nabi seperti Nabi kalian.” Maka beliau (Suyuthi) menjawab bahwa hadits itu diriwayatkan oleh Hakim didalam “al Mustadrak” dan dia (Hakim) mengatakan bahwa hadits itu memiliki sanad yang Shahih…

[Sumber: Kanzunqalam]

Minggu, 05 Februari 2012

Fakta-fakta unik dibalik perang salib (crusader)


 
1. Richard the Lion heart, yang terkenal sebagai Raja Inggris, dan konyolnya beliau tidak bisa bahasa inggris. Karena sejak kecil dia selalu berada di Prancis. Dia cuma numpang lahir di Inggris. Bahkan konon, beliau lebih mahir bahasa Arab daripada bahasa Inggris.
2. Raja Richard berada di Inggris dalam masa pemerintahannya hanya selama 11 bulan. Permaisurinya, Queen Berengaria of Navarre, malah tidak pernah ke Inggris sama sekali. Oleh karena itu Richard juga dikenal sebagai " The Absent King
3. Saking tidak percayanya dengan motivasi rekannya sesama ekspedisi perang salib, Raja Richard pernah mengatakan : "Saya lebih rela Yerusalem dipimpin oleh seorang Muslim yang bijak dan berjiwa ksatria daripada kota suci itu jatuh ketangan para baron Eropa yang hanya mengejar kekayaan pribadi "

4. Pada suatu peristiwa di pertempuran di Jaffa, ketika pasukan kavaleri Tentara Salib merasakan kelelahan, Richard sendiri memimpin pasukan tombak melawan kaum muslim. Saladin nyaris berada di sisinya dengan penuh kekaguman. Saat dia melihat kuda Richard terjatuh di bawahnya, seketika Sultan mengirimkan tukang kudanya ke medan pertempuran dengan dua ekor kuda yang masih segar untuk Raja Inggris yang berani itu.


5. Ada juga cerita mengenai Richard yang memasuki Yerusalem dengan menyamar dan makan malam bersama Saladin : mereka benar-benar saling bersikap ramah. Dalam rangkaian perbincangan, Richard bertanya kepada Sultan tentang bagaimana pandangannya mengenai Raja Inggris. Saladin menjawab bahwa Richard lebih mengunggulinya dalam sifat keberaniannya sebagai seorang ksatria, tapi kadang-kadang dia cenderung menyia-nyiakan sifatnya ini dengan terlalu gegabah dalam pertempuran. Sedangkan menurutnya Richard, Saladin terlalu moderat dalam memperkuat nilai-nilai keksatriaan, bahkan dalam pertempuran


6. Ketika ada salah satu panglima perang saladin memberontak, Richard membunuhnya dan menyerahkan kepalanya pada saladin serta berkata, "Aku tidak ingin orang ini mengacaukan "permainan" kecil kita". Dan keesokan harinya mereka bertempur sengit.


7. Pernah dalam suatu pertempuran, Richard melihat bahwa pedang saladin tumpul dan dia menghentikan perang hari itu untuk memberikan kesempatan agar saladin mengasahnya


8. Suatu hari, Richard sakit keras. Mendengar kabar itu, Shalahuddin mengirimkan dokter terbaiknya untuk mengobati Richard. Kapan lagi kita bisa mendapatkan pemimpin kaum muslim yang memiliki akhlak seperti Salahuddin?


9. Orang Eropa pada awalnya menyebut orang Muslim sebagai Barbarian, tetapi akibat kontak yang intensif dari perang salib, Lambat laun mereka menyadari bahwa yang barbar sesungguhnya adalah mereka. Jika ditilik dari tingginya peradaban budaya dan ilmu kaum muslimin saat itu.


10. Menurut catatan sejarah, pada saat perang salib, semua wanita dan pelacur di usir keluar dari kamp crusaders. Seluruh crusaders harus suci secara jasmaniah, bebas dari nafsu. Tapi ada satu grup wanita yg bebas keluar masuk camp crusaders yaitu tukang cuci baju. Bahkan kalau satu grup tukang cuci mau bepergian antar kota, mereka dijaga oleh sepasukan knight, dan dibuntuti pasukan infantri. Kalau iring-iringan ini diserang, keselamatan para tukang cuci ini no.1. Waktu ditawan pasukan muslim, para tukang cuci ini lebih dihormati daripada prajurit biasa. Sampai-sampai Richard The Lion Heart juga rela membayar ransum buat para tukang cuci itu


11. Ketika Frederick Barbarossa (kakek kaisar Frederik II) meninggal pada ekspedisi perang salib III, banyak ksatrianya yang menganggap bahwa ini adalah kehendak Tuhan dan banyak yang bergabung dengan kaum muslim. Lalu yang tersisa membawa jasad Barbarossa menuju ke yerusalem dengan anggapan nanti Barbarosa akan terlahir kembali.


12. Frederick II Kaisar Jerman, punya hubungan khusus dengan Sultan Malik dari Mesir di perang salib V. Beliau merasa di jaman itu (jaman dark ages), satu-satunya yang sebanding dengan dia di masalah budaya dan personality adalah pangeran-pangeran dari kerajaan muslim. Oleh karena itu gaya hidupnya agak nyentrik (dia berpoligami, padahal seorang Katolik tidak demikian).


13. Waktu terpaksa harus berpartisipasi dalam perang salib, Frederick II berhasil merebut Jerusalem, Betlehem dan Nazareth tanpa meneteskan setitik darahpun. Walaupun sebenernya dia cuma menyewa ke 3 kota tersebut dari sahabatnya si sultan Malik dari Mesir


14. Pernah ada kejadian Frederick II memukul pendeta yang masuk ke dalam masjid dan memperingatkan agar jangan melakukan hal itu lagi. Sedangkan al-Malik pernah dinasehati oleh Knight Templar agar membunuh Frederick II pada saat pengawalannya sedang longgar. Mengetahui hal tersebut, al-Malik segera menyuruh Frederick II agar segera pergi dari situ karena keadaannya 'berbahaya'.


15. Kekalahan pasukan Arab lebih sering karena mereka terpancing melakukan serangan terbuka melawan kavaleri berat Eropa. Dimana disiplin serta pengalaman tempur sukarelawan Jihad kalah jauh dari satuan tempur veteran Eropa khususnya ordo-ordo militer seperti Templar, Hospitallers dan Teutonic Knight.


16. Kekalahan pihak Eropa umumnya akibat dari insubordinasi alias kurang kuatnya komando tunggal dalam kesatuan tentara yang terdiri dari elemen-elemen berbeda dari para baron dan ordo militer yang sebenarnya saling tidak suka satu sama lainnya. Selain itu dalam beberapa kekalahan, para tentara bayaran ( mercenary ) dan sukarelawan Eropa seringkali terlalu cepat meninggalkan barisannya untuk menjarah kota-kota Islam yang hampir ditaklukannya. Hal itu membuat pasukan Islam yg sebenarnya sudah terpojok bisa melakukan counter-attack


17. Pasukan turki khwaraziman yang menyerang jerusalem tahun 1244 waktu itu dikontrol oleh keturunan genghis khan, Eljigidei. Yang lucu dari pasukan ini adalah pasukannya mayoritas beragama Buddha bahkan komandan Hulegu khan juga seorang Buddhis.


18. Sebenarnya pengiriman para Crusader salah alamat, kaum Turki Seljuk yang banyak mengganggu ziarah kaum kristiani ke Yerusalem sudah diusir oleh khalifah Mesir. Akan tetapi lamanya perjalanan serta miskinnya informasi membuat pemimpin Crusader tidak mendengar pergantian kekuasaan di Yerusalem.


19. Divisi elit pasukan berkuda Cossack di Rusia dan Musketer berkuda di Prancis karena terinspirasi suksesnya pasukan berkuda pemanah bangsa Arab. Pasukan berkuda bukan hanya sebagai pasukan sayab tapi menjadi pasukan khusus


20. Membangun sepasukan knights memakan biaya yang sangat besar. Seorang raja sekalipun di abad pertengahan paling hanya memiliki sekitar 100 - 300 Full Knight dengan Heavy Horse yang berdinas dibawah komandonya secara full - time. Biasanya para raja akan mengumpulkan seluruh Knight yang berada di bawah para duke dan baronnya apabila menghadapi pertempuran besar.


21. Para Knights umumnya adalah anak para ningrat yang tidak memiliki hak waris. Di masa itu seperti juga para bangsawan dimana saja, kekayaan dan kekuasaan sang ayah hanya diwarisi oleh putra sulungnya, kecuali tingkat raja atau baron kaya dimana putra ke dua hingga ke 3 masih mungkin mewarisi satu county atau estate dengan kastil kecil. Putra-putra yang tidak atau merasa kurang memiliki kekayaan biasanya sejak remaja mengasah diri dengan ketrampilan perang. Mereka kemudian pada usia tertentu (15-16 tahun ) di inagurasi menjadi knight oleh raja atau baron tempat dia mengabdi.


22. Ada sebuah aturan yang tidak pernah dilanggar oleh kedua belah pihak sewaktu perang salib. Yaitu Fakta Nobility atau Hukum Chivalry yang berlaku di abad pertengahan bahwa raja tidak boleh membunuh sesama raja. Khususnya apabila tertawan. Salah satu kode etik knights dan para noble adalah mereka pantang membunuh keluarga atau orang2 dari keturunan ningrat yang menyerah/tertawan dalam pertempuran. Akan tetapi khusus buat religius-military Order spt Templar, Hospitaller dan Teutonic dalam perang Salib, peraturan itu tidak berlaku terhadap para noble/ningrat Muslim. Kecuali dalam kondisi khusus atau mendapat spesial order dari pemimpin Crusader yang mendapat mandat langsung dari Paus. Dalam tradisi Arab sendiri, seorang raja pantang membunuh sesama raja. Hal itu yang diterapkan Saladin ketika dia tidak membunuh Guy of Lusignan, raja kerajaan Latin di Yerusalem ketika berhasil memenangkan pertempuran Hattin


23. Saladin pernah melanggar etika dan hukum perang Islam yg selalu dia junjung tinggi ketika dia mengeksekusi semua tawanan Ksatria Templar dan Hospitaller ketika dia memenangkan pertempuran Hattin. Sementara Richard The Lion Heart juga pernah melanggar kode etik Chivalry serta etika Noble-nya saat dia mengeksekusi 2000 serdadu Saladin yang tertawan di depan gerbang Acre/Akko


24. Kalau selama ini kita mendengar bahwa Saladin itu komandan yg santun, maka salah satu panglima mamluk yaitu Baybar adalah komandan yang garang. Tidak kalah garangnya dalam soal bunuh-membunuh seperti crusaders. Kalau crusaders dibawah pimpinan Richard pernah menghukum mati seluruh tawanan muslim di Aacre, pasukan Baybar juga membunuh semua orang kristen di Acre, termasuk pendeta dan perempuan. bahkan dia berkirim surat ke komandan crusaders untuk menceritakan detil pembantaian di dalam suratnya. Baybar bahkan sampai membuat lingkungan acre jadi gurun agar di masa depan sulit untuk jadi pangkalan crusaders lagi.


25. Saat pengepungan kota Acre, Baybars menggunakan siege weaponnya selain sebagai senjata penghancur berat jarak jauh, juga sebagai senjata psikologi dan biologi. Senjata katapel-nya tidak hanya melontarkan batu ke arah kota, tapi juga mayat pasukan musuh, tawanan anak-anak yang masih hidup serta bangkai binatang spt kuda, unta dll. Di abad pertengahan hal itu kerap disebut sbg 'humor pasukan artileri'. Namun Baybars melakukannya lebih intensif dan mengerikan.


26. Akibat dihinggapi penyakit wahn (cinta dunia dan takut mati). Maka.Shalahuddin lantas menggagas sebuah festival yang diberi nama peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tujuannya untuk menumbuhkan dan membangkitkan spirit perjuangan. Di festival ini dikaji habis-habisan sirah nabawiyah (sejarah nabi) dan atsar (perkataan) sahabat, terutama yang berkaitan dengan nilai-nilai jihad. Festival ini berlangsung dua bulan berturut-turut. Hasilnya luar biasa. Banyak pemuda Muslim yang mendaftar untuk berjihad membebaskan Palestina. Mereka pun siap mengikuti pendidikan kemiliteran.


Sumber : http://www.jelajahunik.us/2012/01/fakta-fakta-unik-dibalik-perang-salib.html#ixzz1lW4AXBeg

Kehebatan Peralatan Perang Tentara Muslim Zaman Dulu



Pasukan tentara Muslim pada era keemasan Islam dikenal sangat tangguh dan kuat. Tak heran jika kekuatan pasukan tentara Islam sangat disegani lawan dan ditakuti lawan. Risalah kemiliteran berbahasa Arab mencatat, pasukan militer Muslim sempat meraih dua kesuksesan terbesar dalam sejarah peradaban Islam.

Ahmad Y al-Hassan dan Donald R Hill dalam bukunya bertajuk Islamic Technology: An Illustrated History mengungkapkan, sebelum Dinasti Usmani Turki menjadi adikuasa dunia, tentara Muslim di era kejayaan Islam sempat meraih dua kemenangan terbesar dalam sejarah, yakni penaklukan Arab pada abad ke-7 M atau abad satu Hijriah serta kemenangan pasukan tentara Dinasti Ayyubiya dan Mamluk pada abad ke-12 dan ke-7 M.

Salah satu faktor penting yang membuat pasukan tentara Muslim begitu kuat dan hebat, karena ditopang dengan persenjataan yang lengkap dan canggih pada zamannya seperti pedang, tombak, panah, perisai dan tongkat kebesaran.

Pedang
Pedang merupakan senjata utama serdadu Muslim, baik infanteri maupun kavaleri. Pedang digunakan untuk pertahanan pribadi, adu pedang dan pertempuran tunggal. Pedang merupakan salah satu senjata yang paling dihormati bahkan seringkali diberi nama.

"Kami mempunyai beberapa catatan mengenai hal ini dari periode awal Islam. Tetapi masih belum bisa diidentifikasi adanya sejenis pedang khas Islam, karena panjang, bentuk dan konstruksinya berbeda-beda dari satu daerah ke daerah lain," tutur al-Hassan Hill.

Menurut al-Hassan, dahulu di Semenanjung Arab, panjang pedang menjadi salah satu tanda pengenal anggota suku. Salah satu jenis pedang ternama bernama Scimitar lengkung. Pedang ini kerap kali disebut sebagai senjata khas Umat Muslim. Dalam manuskrip Arab tertulis bahwa pedang ini muncul belakangan.

" Pedang itu diperkirakan pertama kali dipakai pada abad ke-8 H atau ke-14 M, waktu pastinya tidak diketahui," kata al-Hassan dan Hill. Selain itu, juga dikenal pedang lurus Abbasiyah, yang pada bilahnya tertulis tanggal pada abad ke-9 M, merupakan jenis pedang yang paling banyak digunakan di negeri-negeri Islam pada abad pertengahan.

Pedang ini juga banyak dicontohkan dalam ilustrasi-ilustrasi dan dipamerkan di museum-musem, salah satunya di Topkapi Sarayi Muzesi, Istanbul. Al-Hassan dan Hill menjelaskan bilah pedang (nasl) mempunyai satu sisi yang tajam (syafra), melengkung sepanjang satu rentangan (sekitar 22 sentimeter) ke bagian ujungnya (dhu'aba).

Bagian yang melengkung itu disebut midrab (dada), karena bagian ini yang digunakan untuk menyerang lawan. Sedangkan bagian punggung (matn) kadang-kadang sedikit melengkung ke arah midrab (dada). Sedangkan, pangkal pedang yang dalam bahasa Arab disebut maqbid atau nasab mempunyai kepala atau ujung berbentuk bola (saylan) dan sebuah bentukan melintang (kulab), pangkal pedang terbuat dari baja, gading, kayu hitam (ebony) atau bahan-bahan keras lainnya.

Tombak (rumh)
Selain pedang, senjata utama pasukan tentara Muslim adalah tombak. Menurut al-Hassan, tombak merupakan alat perang yang sangat banyak digunakan di dunia Islam. Salah satunya tombak dengan kepala yang berukir dari Persia sekitar abad ke-8 M. Tombak iitu, kini berada di Museum Victoria dan Albert, London.

''Tombak merupakan alternatif pengganti pedang karena harganya relatif lebih murah dibanding pedang,'' tutur al-Hassan. Tombak bisa dibuat dengan memasang kepala tombak yang terbuat dari besi pada sebuah tongkat dari batang pohon.

Namun, ada tombak yang harganya mahal, yakni tombak panjang dari kayu yang bermutu tinggi, dengan kepala tombak yang terbuat dari baja Damaskus. ''Batang-batang tombaknya terbuat dari bambu. Tombak ini diberi nama qanat. Namun, karena harganya yang mahal, masyarakat kelas bawah tak mampu membelinya,'' ungkap al-Hassan.

Al-Hassan menjelaskan, panjang sebuah tombak bervariasi. Paling pendek tak lebih dari dua meter dan yang paling panjang sekitar tujuh meter atau lebih. Tombak memiliki beberapa bagian utama yang terdiri dari batang (matn), kepala (sinan) dengan rongga (tsa'laba) untuk memasukkan tongkat, dan penutup dari logam (zujj) di ujung bawah batang.

"Instruksi tertulis pemakaian tombak disusun oleh beberapa ahli furusiyya pada zaman Mamluk, dengan judul kolektif bunud (tunggal: band)," kata al-Hassan dan Hill. Menurut dia, Najm Al-Din meringkas aturan-aturan penyerangan dalam 72 bunud. Ia menjelaskannya secara terperinci bagaimana cara memegang dan memiringkan tombak ketika menyerang lawan.

Pasukan tentara Muslim juga biasa menggunakan sejumlah alat perang lainnya, seperti Javelin, yakni sejenis tombak ringan yang dilempar. Tombak ini merupakan tombak yang biasa dipakai dalam olahraga lempar lembing, namun terkadang juga digunakan sebagai misil.

Selanjutnya ada pisau (khanjar), yang biasanya disimpan pasukan tentara Muslim di pinggang atau di balik pakaian.Selain itu, adapula dua macam perisai, yakni daraqa yang terbuat dari kulit binatang dan kayu atau logam turs. Dan terakhir tongkat kebesaran yang terbuat dari besi atau baja dengan ujung berbentuk kubus, diletakkan di bawah sanggurdi.

Kehebatan Panah Tentara Islam

Para pembesar Muslim, banyak menggunakan panah, dan mereka sangat handal menggunakannya. Berkat keandalannya dalam membidik dan memanah, mereka pun menjadi tersohor. Dalam dunia Islam, papar al-Hassan, mereka yang menggunakan panah dalam perang mendapatkan penghormatan tinggi.

Tak hanya itu, para perajin panah, busur dan perlengkapan penunjangnya juga sangat dihormati. "Inilah yang membedakan seni memanah Islam dengan Barat," kata al-Hassan dan Hill.

Menurut al-Hassan, Pasukan Muslim menggunakan dua jenis panah, yakni panah kayu dan panah komposit. Panah komposit merupakan tipe standar dalam ketentaraan Muslim sejak awal penaklukan hingga masa Renesans dan seterusnmya. Panah jenis ini mempunyai sejarah yang panjang dan telah dikenal sejak zaman Mesir Kuno.

Al-Hassan memperkirakan, senjata ini menyusup ke gudang senjata Islam pada saat penaklukan Sassaniyyah Iran. Bentuk panah selalu berubah seiring dengan waktu dan perubahan daerah pembuatan, namun panah komposit Mamluk Syria pada abad ke-14 M merupakan jenis panah paling umum yang digunakan sebagai senjata ampuh pasukan kerajaan Ayyubiyah dan Mamluk.

Sebelum ditemukannya senjata api, panah merupakan alat perang yang sangat berguna dan dijamin sangat mematikan. Untuk itu, dibutuhkan keterampilan dalam pembuatannya. Dalam panah terdapat busur yang terdiri dari bagian inti yang terbuat dari kayu, diperkuat dengan tanduk pada sisi yang menghadap ke pemanah dan lapisan luarnya terbuat dari tali urat.

Busur memiliki sifat refleks, yakni arah lengkungannya sebelum direnggangkan berlawan dengan arahnya setelah peregangan. Ketika diikat, busur itu secara langsung mendapat tekanan dari tali urat dan tanduk sehingga menambah tenaga cukup besar pada senjata itu. Sedangkan senar busur biasanya terbuat dari sutra.

Menurut al-Hassan dan Hill, pada era keemasan Islam anak panah terbuat dari buluh atau kayu. Namun, bahan buluhlah yang paling banyak disukai. Bagian kepalanya dibuat dalam berbagai bentuk dan ukuran tergantung tujuan penggunaan. Sedangkan bagian ekor, biasanya dibuat cukup kecil untuk mengurangi gesekan dengan udara, yang terbuat dari bulu burung pemangsa seperti elang.

Peralatan penunjang lainnya adalah kantong anak panah (ja'aba atau kirana) dan cincin-ibuj ari yang digunakan untuk menarik panah. Senjata ini memiliki daya jangkau lebih dari 500 meter dan dapat menembus baju besi dari jarak 150 meter, jika anak panah dipasangi kepala berbentuk penampang segitiga.

Penggunaan senapan panah (crossbow) atau dalam bahasa arab disebut qaws al-rijl atau zanburak dalam bahasa Persia dan Turki, belum tersebar luas dalam dunia Islam hingga abad ke-6 H atau ke-12 M. Senaata ini lebih cocok untuk digunakan pada medan pertempuran.

Pada akhir abad pertengahan, orang-orang Muslim Spanyol lebih menyukai senjata ini. Salah satu tipenya mempunyai sanggurdi di ujung batangnya, kaki diletakkan pada sanggurdi dan senarnya ditarik dengan sebuah pengait.

sumber

Sumber : http://www.jelajahunik.us/2012/02/kehebatan-peralatan-perang-tentara.html#ixzz1lW29PrwQ

Rabu, 01 Februari 2012

7 Penemuan Inovatif Dan Berguna Yang Tercipta Karena Perang

Beberapa penemuan dan inovasi muncul dari perang antara Union dan Konfederasi. Konflik yang menewaskan lebih dari 620.000 orang atau sekitar 2 persen dari penduduk AS. Di saat itu juga merupakan waktu kreativitas industri yang besar. Sebuah rekor 5.000 paten dicatat pada tahun 1864, dan tidak semua terkait dengan perang. Berikut 7 Penemuan Inovatif Dan Berguna Yang Tercipta Karena Perang, yaitu :

1. Uang Kertas


Perang Saudara mengubah sistem perbankan AS. Uang kertas menjadi alat pembayaran yang sah untuk pertama kalinya dan "greenbacks" (dinamai anti-pemalsuan tinta hijau digunakan di bagian belakang dari notes) yang dikeluarkan oleh pemerintah federal, mengganti kertas catatan yang diterbitkan oleh bank-bank lokal di seluruh negeri. Catatan-catatan lokal tidak selalu dihormati di berbagai daerah, catatan bank yang diterbitkan hanya menerima 90 persen dari nilai nominal. Catatan baru didukung oleh pemerintah federal. Bahkan, beberapa tentara Konfederasi dituntut untuk dibayar dengan greenbacks Union.

2. Makanan Kaleng


Selama perang, makanan disiapkan dan dimakan secara lokal. Gail Borden, mematenkan susu kental pada 1854 dan ketika perang dimulai dia menjual kopi Angkatan Laut yang terkondensasi sari. Pada 1862, puluhan ribu tentara sudah mulai makan makanan kalengan nya, biskuit daging, kopi kental dan susu kental. Pengusaha seperti Van Camp, Armour dan Swift memberikan nama pada kacang kalengan tunggal dan daging. Ketersediaan baru dari makanan kaleng membuat tentara serasa dirumah dan mencakup hal-hal seperti kue lobster, blueberry, kornet dan jahe. Makanan kaleng baru di industri, kemudian diizinkan untuk kolonisasi Australia dan Argentina, di mana pendatang bisa membawa makanan sehat untuk memulai kehidupan baru mereka.

3. Jam Saku


Selama perang, Timepieces portabel adalah barang mewah. Perusahaan Waltham Watch di Massachusetts menemukan cara untuk membuat diskon untuk arloji saku mereka, yang membuat jam terjangkau pada waktu itu. Terobosan manufaktur bertepatan dengan dimulainya perang, dan tentara mulai membawa jam tangan ke dalam pertempuran. Di salah satu sisinya bisa dibuat ukiran yang dapat mengingatkan orang-orang tercinta di rumah. Dan juga memungkinkan mereka untuk mengikuti jadwal teratur kehidupan kamp.

4. Mesin Jahit


Pengembangan mesin jahit diperbolehkan untuk ekspansi besar dalam segala hal dari tenda pelindung untuk seragam militer dan selimut. Hal ini juga menyebabkan kain dilapisi tenda terpal kanvas dan karet. Perangkat ini portabel dan sering dibawa oleh resimen infanteri pada kampanye.

5. Standar Ukuran


Jika Anda ingin sepasang sepatu baru, kemungkinan Anda akan berkunjung ke tukang sepatu lokal Anda. Tetapi sebagai tentara mungkin itu adalah hal yang sangat sulit dilakukan. Untuk pertama kalinya, ukuran sepatu standar ditetapkan, bersama dengan ukuran untuk seragam.

6. Persenjataan


Revolver enam-peluru diciptakan dan dikeluarkan untuk petugas. Juga senapan dan karaben bisa menghasilkan beberapa kali tembakan sebelum mengisi ulang.

7. Telegraph


Tentara mengatur jalur telegraf di foto ini. E-mail dari abad ke-19 adalah alat utama baik bagi militer maupun pers. Penemuan Samuel Morse telah membuat dampak di tahun-tahun sebelum perang, dengan 50.000 mil dari kawat telegraf digantung pada tahun 1860. 15.000 mil lain ditambahkan oleh Tentara Union dan Presiden Lincoln menggunakan telegraf untuk mendapatkan info real-time dari jendral. Tentara mengatur jalur telegraf di foto ini. Pada bulan Oktober 1861, telegraf membentang dari pantai ke pantai, hingga menghilangkan layanan Pony Express. Selama perang, hak patennya dictat untuk meningkatkan jarak dan kekuatan telegraf Morse asli.


SUMBER

Minggu, 29 Januari 2012

7 Jenis Peluru Kendali Yang Pernah Diciptakan Di Dunia


Peluru kendali (Rudal), peluru berpandu atau misil adalah senjata roket militer yang bisa dikendalikan atau memiliki sistem pengendali otomatis untuk mencari target atau menyesuaikan arah. Dalam penggunaan sehari-hari, istilah "missile" merujuk kepada roket dengan sistem kendali, sedangkan "roket" digunakan untuk roket tanpa sistem kendali. Perbedaan utama di antara dianggap sangat sedikit selain perbedaan sistem kendali. Berikut 7 Jenis Peluru Kendali Yang Pernah Diciptakan Di Dunia, yaitu :

1. Peluru Kendali Balistik


Peluru kendali balistik adalah peluru kendali yang memakai lintasan trayektori yang ditentukan oleh balistik dalam sistem pengirimannya. Peluru kendali ini hanya dikendalikan dalam masa peluncuran saja. Peluru kendali balistik yang pertama adalah roket V-2 yang dikembangkan oleh Nazi Jerman pada 1930-an dan 1940-an atas instruksi dari Walter Dornberger. Peluru kendali balistik dapat diluncurkan dari lokasi tetap seperti silo misil, kendaraan peluncur, pesawat, kapal atau kapal selam. Tahap peluncuran dapat berlangsung dari puluhan detik sampai beberapa menit dan dapat terdiri sampai dengan tiga tingkat roket. Trayektori rudal balistik terdiri dari tiga tahap yaitu tahap peluncuran, tahap terbang bebas dan fase memasuki kembali atmosfir Bumi.

2. Peluru Kendali Jelajah


Peluru kendali jelajah adalah peluru kendali yang memakai sayap dan menggunakan jet sebagai tenaga penggerak. Peluru kendali jelajah intinya adalah bom terbang. Peluru kendali jelajah dirancang untuk membawa hulu ledak konvensional dalam jumlah besar atau nuklir dan dapat menjangkau ratusan mil dengan tingkat akurasi tinggi. Peluru kendali jelajah modern dapat terbang mencapai kecepatan supersonik atau di atas subsonik, menggunakan sistem kendali otomatis dan terbang pada ketinggian rendah untuk menghindari radar. Rudal jelajah pertama yang dikembangkan adalah Kettering Bug yang dikembangkan oleh Amerika Serikat pada 1917 untuk digunakan dalam Perang Dunia I. Rudal ini terbang lurus untuk waktu yang telah ditentukan sebelumnya kemudian sayapnya akan dilepaskan untuk kemudian badan rudal yang mengandung hulu ledak jatuh menghujam tanah. Rudal ini tidak pernah digunakan dalam perang karena Perang Dunia I selesai sebelum rudal ini dapat digunakan. Rudal jenis ini yang terkenal antara lain adalah BGM-109 Tomahawk AS yang dapat mencapai jangkauan 1.100 km.

3. Peluru Kendali Anti-Kapal


Peluru kendali anti-kapal adalah rudal yang fungsi utamanya adalah untuk menghancurkan kapal permukaan. Kebanyakan rudal anti-kapal menggunakan sistem pemandu inersial dan pelacak radar aktif. Rudal anti-kapal adalah salah satu dari sekian rudal jarak pendek yang digunakan dalam Perang Dunia II. Jerman menggunakannya untuk menenggalamkan banyak kapal sekutu sebelum pihak sekutu menemukan cara untuk mengatasinya (prinsipnya dengan radio jamming). Rudal anti-kapal dapat diluncurkan dari kapal, kapal selam, pesawat, helikopter dan kendaraan darat. Rudal anti-kapal yang terkenal dalam sejarah adalah rudal Jerman, Fritz X dan Henschel Hs 293.

4. Peluru Kendali Darat Ke Udara


Peluru kendali darat ke udara adalah peluru kendali yang diluncurkan dari darat untuk menghancurkan pesawat. Istilah terkenal untuk rudal jenis ini adalah SAM yang merupakan singkatan dari rudal darat ke udara dalam bahasa Inggris yaitu suface-to-air missile. Rudal darat ke udara dapat diluncurkan dari lokasi tetap atau kendaraan peluncur. SAM terkecil yang dikembangkan oleh Uni Soviet dapat dibawa dan diluncurkan oleh seorang tentara. SAM juga dapat diluncurkan dari kapal, contoh dari jenis ini adalah Aegis.

5. Peluru Kendali Udara Ke Udara


Peluru kendali udara ke udara adalah rudal yang dipasang di pesawat terbang dengan target menghancurkan pesawat musuh. Rudal udara ke udara yang terkenal antara lain adalah AIM-9 Sidewinder buatan Amerika Serikat. Rudal jenis ini dapat mendeteksi target dengan menggunakan pelacak radar, inframerah atau laser. Rudal udara ke udara umumnya berbentuk panjang, silinder tipis untuk mengurangi efek gesekan pada kecepatan tinggi. Rudal ini umumnya digerakkan oleh satu atau lebih roket berbahan bakar padat atau cair. MBDA Meteor buatan Britania Raya menggunakan ramjet dan dapat mencapai kecepatan Mach 4.

6. Peluru Kendali Anti-Tank


Peluru kendali anti-tank adalah rudal yang fungsi utamanya untuk menghancurkan tank atau kendaraan lapis baja lainnya. Rudal anti-tank generasi pertama seperti AG-3 Sagger dikendalikan dengan menggunakan joystick. Rudal anti-tank generasi kedua seperti BGM-71 TOW dan AGM-114 Hellfire menggunakan radio, penanda laser atau kamera di ujung rudal. Rudal anti-tank generasi ketiga seperti FGM-148 Javelin buatan AS dan Nag buatan India adalah dari jenis "tembak dan lupakan". Nag menggunakan pelacak inframerah serta gelombang milimeter.

7. Peluru Kendali Anti-Balistik


Peluru kendali anti-balistik adalah peluru kendali dengan fungsi utama untuk menyergap dan menghancurkan peluru kendali balistik lawan. Rudal anti-balistik jarak pendek antara lain Arrow buatan Israel dan MIM-104 Patriot buatan AS. Sedangkan rudal anti-balistik yang dirancang untuk melawan ICBM sebelumnya hanya ada dua yaitu Safeguard AS yang menggunakan LIM-49A Spartan dan Sprint serta A-35 Rusia. A-35 kemudian dikembangkan menjadi A-135 yang menggunakan Gorgon dan Gazelle. Amerika Serikat kemudian mengembangkan Ground-Based Midcourse Defense.

sumber:http://onthespot7langka.blogspot.com/2012/01/7-jenis-peluru-kendali-yang-pernah.html

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Premium Wordpress Themes